Rabu, 28 Juni 2017

SALATIGA-BANDUNGAN TRIP!


SELAMAT PAGI! :D

Nih, artikel buat yang udah nungguin Salatiga trip.

Awalnya rencananya cuma ke Salatiga aja; Salatiga macet, pindah Bandungan. Aku suka fleksibel gitu. Aku suka perubahan rencana. Daripada kelamaan di jalan atau satu tempat aja.

Tempatnya aku sensor, biar kalian bacanya sampai abis. Tempat yang pertama nyaman buat tinggal lama. Tempatnya nuansa Amerika-Indonesia. Tempatnya artistik banget. Tempat kedua, hotel yang saking populernya nih.. Dijadiin tempat wisata. Kenapa aku nyaranin pergi kesana? Karena ada kincir anginnya. Mendingan kesana daripada jauh-jauh ke Belanda, ya kan? Tempat ketiga, tempat yang beruntung banget aku kunjungi, karena masih kebagian walaupun udah mau last order. Dan, disitu bisa dapat 3 makanan khas sana dalam 1 tempat. Juga bisa lihat kalkun yang masih jarang banget di Indonesia.

Kalau kalian tertarik, baca ya! ;) Biar coba tempat baru juga.

☺☺☺

Trip kali ini menyenangkan berkat semua orang yang ikut. Jadi satu keluarga ikut ngasih saran mau pergi kemana. Karena yang paling sering travelling itu adekku dam yang ngajak pergi tanteku, mereka yang ngasih saran kemana. Aku mah ikut.

Pertama, ke Dancing Mountain, Salatiga. Ada yang bingung?

Aku juga. Makanya tanya ke mamaku yang pegang Waze.

Aku: "Kita mau kemana sih?"

Mama: "Dancing Mountain"

Aku: "Nggak salah? Dancing Fountain kali.."

Adekku: "Dancing Mountain. Udahlah, nggak usah ngide."

Bayangannya udah air mancur yang bisa nari atau tempat wisata. Eh, nggak taunya setelah sampai guest house.

Kata adekku tempat ini, dia yang ngasih tau temannya yang baru pulang dari liburan. Pertama kalinya sepanjang sejarah, adekku tertipu temannya. Hahhahahahahah. :D

Tapi nggak nyesal datang kesitu. Selain bangunannya bagus, owner guest house-nya ramah lagi.

Kaya yang udah aku bilang nuansanya Amerika-Indonesia. Ini terlihat dari kamar dan kamar mandinya sih. Tapi yang paling menunjukkan campuran gaya Amerika-Indonesia, ya kamar mandinya. Bisa dilihat pada gambar di bawah ada bath tub-nya sementara temboknya dari batu bata. Mandi berendam disitu rasanya kaya berendam di Bali kali ya?

Terus ada bangunan kecil di halamannya spesial untuk baca buku kaya perpustakaan gitu, tapi perpustakaan mini. Di sekitarnya dikelilingi pintu dan jendela kaca yang bisa dibuat lihat pemandangan tamannya saat istirahat baca buku atau abis minum kopi.

Ramahnya gimana? Waktu itu tau ini bukan tempat wisata, keluargaku kan mau pindah tempat, owner-nya malah mempersilahkan buat lihat-lihat gitu. Udah gitu boleh foto lagi. Nah, pas aku mau ke toilet ngelewatin meja makan, ada tante-tante (nggak tau itu saudara owner-nya atau yang nginap) nawarin aku untuk ikut sarapan lagi. Padahal aku nggak nginap dan nggak bayar juga.

Buat yang butuh peta buat kesana, klik link di bawah ini ya! :D

Google Maps: Dancing Mountain House, Salatiga








Setelah itu tujuan selanjutnya, d'Emmerick Hotel, Salib Putih. Di jalan menuju Salib Putihnya macet. Mama bilang kalau Salib Putih bagus nongkrong lama di Salib Putih aja. Waktu masuk udah lihat bunga-bungaan cantik di pintu masuk dan kincir angin dekat lobi. Udah ngebayangin mau foto-foto, eh hujan. Jadi ya udah, kita sekeluarga ke restonya dulu sembari nunggu hujannya reda. Waktu mau pesan, masnya bilang "Ini lagi ada acara. Nunggu 1 jam, nggak papa?"

Yah... Ya udah, nungguin. Toh, nggak lagi buru-buru. Makanan datangnya satu-satu. Urutan datangnya nasi goreng seafood papaku, fu yung hai adekku, terus grilled bulgogi with mashed potato-ku. Yang punya mama, karena kelamaan, di-cancel.

Fu yung hai-nya rasanya kaya Korean pancake alias lebih berasa telurnya. Adekku bilang dalamnya ada yang ada kepitingnya, tapi kepitingnya ga kerasa.

Ketika dengar kata bulgogi, apa yang ada di pikiran kalian? Daging, kan?

Nah, tapi yang datang mashed potato tebal dalam mangkuk yang atasnya banyak keju parutnya. Ternyata setelah dibongkar ada dagingnya di dalamnya. Seru sih.. Rasanya kaya nyari harta karun. Tapi dibanding dagingnya, banyak kentangnya.

Adekku nyobain, katanya rasanya kaya ada lada hitamnya. Memang ada lada hitamnya. Tapi ini nggak terlalu pedas dan nyenggrak kok.

Kalau buat orang yang nggak sabaran, aku nggak nyaranin pesan bulgogi-nya.

Nasi goreng papaku sih, aku nggak nyobain. Tapi katanya agak kurang asin.

Nah, kaya yang aku bilang kan ada kincir anginnya cuma aku nggak sempat foto disana. Kebetulan kemarin waktu aku nyari lokasinya di Google nemu ini.


Ini kan digambarnya masih dibangun. Tapi waktu aku kesana udah jadi kok.

Buat yang butuh peta buat kesana, klik link di bawah ini ya! :D

Google Maps: d'Emmerick Hotel, Salatiga






Abis makan pindah ke Tahu Serasi Oom Shin, Bandungan. Disana makan tahu, leker, sate ayam sama minum susu. Di sebelah tempat duduk-duduknya itu ada kandang kalkun, ayam, dan bebek yang dicampur jadi satu. Kandangnya tembus pandang, jadi bisa di-snapchat atau insta story. Aku pribadi mikir kalau jalannya bebek itu lucu kaya Kylie. Bisa goyang-goyang gitu. Mehehheheh. :p

Buat yang butuh peta buat kesana, klik link di bawah ini ya! :D

Google Maps: Tahu Serasi Oom Shin

Sekian cerita dari aku. Terimakasih buat yang udah baca dari awal sampai akhir! ♥

Instagram: instagram.com/fransiscasteffi
Facebook: facebook.com/fransiscastf
Google+: https://plus.google.com/u/0/+fransiscasteffi
People mostly read:
TMI (Too Much Information) Tag:
http://steffi-site.blogspot.co.id/2016/02/tmi-too-much-informations-tag-quiz.html

Secret Trip! THE WUJIL, SETIYA AJI FLOWER FARM, And More!
http://steffi-site.blogspot.co.id/2017/05/secret-trip-wujil-setiya-aji-flower.html

Kenalan Yuk!:



E-mail: xfransiscasteffi@gmail.com

6 komentar:

  1. Wow... Tempatnya interesting bangeeeetsss!!!
    Bajumu lucu steff>▽<

    BalasHapus
  2. Hi honey! Thank you so much for your comment, the problem about the english font is fixed, thank you <3
    xo
    Blog An Aesthetic Alien | Instagram | Facebook
    Youtube

    BalasHapus
    Balasan
    1. thank you! :D i'll keep reading your blog from now on.

      Hapus

Thank you for visiting this site!